Kamis, 07 Mei 2015

E-Payment

Pengertian E-Payment

Pengertian E-Payment
E-Payment suatu system menyediakan alat-alat untuk pembayaran jasa atau barang-barang yang dilakukan di Internet.Didalam membandingkan dengan sistem pembayaran konvensional, pelangan mengirimkan semua data terkait dengan pembayaran kepada pedagang yang dilakukan di Internet dan tidak ada interaksi eksternal lebih lanjut antara pedagang dan pelangan.
Sistem Pembayaran
Terdapat beberapa sistem pembayaran (E-Payment System)
1. Micropayment
2. E-wallet
3. E-cash / Digital Cash
4. Credit Card, Smartcard
5. Electronic Bill Persentment and Payment
1. Public Key Infrastruktur (PKI)
PKI (Public Key Infrastruktur) memungkinkan para pemakai yang pada dasarnya tidak aman didalam jaringan public seperti Internet, maka dengan Public Key Infrastruktur akan merasa aman dan secara pribadi menukar uang dan data melalui penggunaan suatu publik.
2. Public Key Encryption
Suatu proses pengkodean data mentah, menjadi data yang tersamar yang dikirimkan oleh pengirim yang dapat disampaikan oleh penerima dengan aman dengan teknik pemetaan tertentu. Kriteria keamanan yang dipergunakan dalam kriptographi adalah
      1. Kerahasiaan (Confidentiality)
      2. Otensitas (Authenticity)
      3. Integritas (Integrity)
      4. Tidak Dapat Disangkal
Jenis kriptographi yang paling umum digunakan adalah Alogaritma Simetris (Symmetric Alogaritma).
3. Public Key Alogarithm
Public Key Alogarithm yaitu Alogaritma yang mengunakan kunci yang berbeda pada saat melakukan enkripsi dan melakukan deskripsi.
4. Sertifikat Digital
Sertifikat Otoritas merupakan pihak ke-tiga yang bisa dipercaya (Trust Third Party/TTP). Sertifikat Otoritas yang akan menghubungkan kunci dengan pemiliknya.
5. Tanda Tangan Digital
Merupakan tanda tangan yang dibuat elektronik, dengan jaminan yang lebih terhadap keamanan data dan keaslian data. baik jaminan tentang identitas pengirim dan kebenaran dari data atau paket data tersebut.
Pembuatan Tanda Tangan Digital dengan RSA yang menggunakan kunci privat atau kunci-publik untuk melakukan enkripsi.
6. Secure Socket Layer (SSL)
Merupakan suatu protokol yang membuat sebuah pipa pelindung antara browser cardholder dengan merchant, sehingga pembajak atau penyerang tidak dapat menyadap atau membajak informasi.
Penggunaannya SSL digunakan bersama dengan protocol lain, seperti HTTP (Hyper Text Transfer Protocol), dan (Sertificate Autority)
Secure Socket Layer Menager
……………………………..
7. Transport Layer Security (TLS)
Adalah Protokol cryptographic yang menyediakan keamanan komunikasi pada internet seperti e-mail, internet faxing, dan perpindahan data lain.
8. Secure Electronic Transaction (SET)
Merupakan suatu proses dimana saat sang pemegang kartu kredit akan membayar belanjaannya di website merchant, penegang kartu akan memasukkan “surat perintah pembayaran” dan informasi kartu kriditnya ke dalam sebuah amplop digital yang hanya bisa dibuka oleh payment gateway. 
*http://bezaniself.blogspot.com/2012/05/pengertian-e-payment.html

Lembaga pendidikan yang menggunakan sistem e-learning.

E-Learning, Implikasi Kemajuan IT Bidang Pendidikan

E-Learning memang merupakan suatu teknologi pembelajaran yang yang relatif baru di Indonesia. Untuk menyederhanakan istilah, maka electronic learning disingkat menjadi e-learning. Kata ini terdiri dari dua bagian, yaitu ‘e’ yang merupakan singkatan dari ‘electronica’ dan ‘learning’ yang berarti ‘pembelajaran’. Pada dasarnya E-learning adalah pembelajaran yang menggunakan jasa elektronika sebagai alat bantunya. Jadi dalam pelaksanaannya e-learning menggunakan jasa audio, video atau perangkat komputer atau kombinasi dari ketigannya. Di bawah ini merupakan informasi lembaga pendidikan yang menggunakan sistem e-learning.
NO 
NAMA NEGARA
NAMA UNIVERSITAS
1
FILIPHINA
University of the Philippines, Open University De La Sale, Asian Institute Management
2
INDONESIA
Universitas Petra, Universitas Bina Nusantara
3
MALAYSIA
Universitas Tun Abdul Rozak, Universitas Sains Malaysia, Universitas Terbuka Malaysia
4
THAILAND
Thailand Kassesart University
STOU
Asian Institute of Technology
5
AUSTRALIA
Curtin University of Technology
Deakin University
University of New England
6
NEW ZEALAND
University of the South Pacific
7
HONGKONG
Shanghai TV University
Tsinghua University, Hongkong Open University
Catatan: Tidak semua Perguruan Tinggi menggunakan e-learning 100%. Yang sering dijumpai adalah sebagian e-learning dan sebagian masih dilaksanakan dengan tatap muka. Dimana dapat dikatakan bahwa perkembangan e-learning juga dipengaruhi oleh perkembangan dari jumlah pengguna internet. Sehingga penggunnaan e-learning tidak dapat dipisahkan dari peran internet.
Menurut catatan Telcordia Technologies (2002), jumlah internet host yang berkembang cepat terjadi di sepuluh negara maju, yaitu Amerika, Australia, Belanda, Canada, Italia, Jepang, Jerman, Inggris, Perancis dan Taiwan. Pada tahun 1992 jumlah internet host ini sebanyak sekitar 2 juta dan jumlah ini naik secara drastik sekali sehingga mencapai angka 116 juta pada bulan Juni 2001 dan mencapai 138 juta pada bulan Desember 2001. Ini berarti ada kenaikan 69 kali lipat selama 10 tahun atau naik sebesar 690% setiap tahunnya atau naik sebesar 57,5%.
Indonesia termasuk 10 besar negara pengguna internet yang jumlahnya naik secara cepat. Kesepuluh negara ini adalah Brazil, Chili, India, Indonesia, Malaysia, Mexico, Portugal, Sepanyol, Thailand, dan Ukrania. Tumbuhnya pengguna internet yang pesat tersebut tentu berkaitan dengan pandangan masyarakat yang memandang menggunakan internet adalah suatu kebutuhan untuk mendukung kegiatannya sehari-hari, termasuk dalam kebutuhan pendidikan yang diimplikasikan pada e-learning.
Mengapa menerapkan e-learning?
Banyak hal yang mendorong mengapa e-learning menjadi salah satu pilihan untuk penyelesaian masalah pendidikan, hal yang paling utama adalah pesatnya failitas teknologi informasi yang tersedia saat ini.
Namun harus diakui bahwa pemanfaatan e-learning di Indonesia masih tertinggal bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Philippines dan Singapore atau bila dibandingkan dengan di negara-negara maju. Dikarenakan pengguna internet di Indonesia masih kecil. Di Indonesia, pengguna internet diperkirakan sebesar 7 juta atau sekitar 3 % dari jumlah penduduk. Dimana perkembangan internet yang cepat akan mempengaruhi berbagai kegiatan yang pada dasarnya akan memudahkan siapapun pengguna akses tersebut.
Lalu, mengapa Indonesia masih tertinggal? Berbagai keterbatasan dan fasilitas berkembangnya internet di Indonesia belum seperti yang diharapkan.Walaupun jumlah pengguna internet maupun jumlah Internet domains di Indonesia naik secara tajam, namun pemanfaatan internet untuk pembelajaran masih terbatas. Padahal di negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia, internet dan fasilitas ICT sudah dimanfaatkan di sekolah sekolah lanjutan. Ini artinya tiap sekolah lanjutan sudah disedikan fasilitas komputer. Di Malaysia dikenal dengan istilah SMART School. Sekolah ini bekerjasama dengan Telekom Malaysia di mana dalam pelaksanaannya bukan saja sekolah memanfaatkan IT dan internet untuk keperluan proses belajar dan mengajar, tetapi juga dipakai untuk tujuan efisiensi manajemen pengelolaan pendidikan. Pejabat yang membidangi pendidikan baik di tingkat distrik, maupun di tingkat nasional dapat memonitor pelaksanaan dari proses belajar dan mengajar di sekolah secara lebih mudah.
Selain keterbatasan dalam fasilitas, ada masalah lain yaitu cyberlaws di Indonesia yang hingga kini belum di sahkan. Lalu, harus juga diakui bahwa ketersediaan telepon dan listrik di daerah-daerah tertentu di Indonesia memang masih terbatas dan karenanya menghambat bertambahnya pengguna internet.
E-learning kini banyak digunakan oleh para penyelenggara pendidikan terbuka dan jarak jauh. Kalau dahulu hanya Universitas Terbuka yang diijinkan menyelenggarakan pendidikan jarak jauh, maka kini dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No.107/U/2001 (2 Juli 2001) tentang ‘Penyelenggaraan Program Pendidikan Tinggi Jarak Jauh’, maka perguruan tinggi tertentu yang mempunyai kapasitas menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh menggunakan e-learning, juga telah diijinkan menyelenggarakan-nya. Lembaga-lembaga pendidikan non-formal seperti kursus-kursus, juga telah memafaatkan keunggulan e-learning ini untuk program-programnya
Begitu pula halnya dengan Undang-Undang Pendidikan yang baru nanti, yang segera akan disahkan oleh DPR, juga akan mengatur penyelenggaraan pendidikan terbuka dan jarak jauh di Indonesia dengan menggunakan teknologi e-learning.

*https://dinadinah.wordpress.com/2012/12/11/e-learning-implikasi-kemajuan-it-bidang-pendidikan/

Beasiswa ke Korea dan Jepang 2015

Beasiswa ke Korea dan Jepang 2015

ADAKAH YANG PUNYA MIMPI MELANJUTKAN STUDI KE KOREA? ATAU KE JEPANG?
INFORMASI BEASISWA KE KOREA DAN JEPANG
1. Beasiswa/Full Scholarship D2,D3,S1 JAPAN 2015-2016.
#Fasilitas :
• Tiket pesawat PP Indonesia <-> Japan
• Uang Tunjangan/Bulan sebesar ¥117.000 (Sekitar Rp. 13.000.000)
• Asrama+pembelajaran Bahasa Jepang selama 1 tahun.
#Rinciannya :
• D2 ⇨ 1 Thn belajar Bhs. Jepang + 2 Thn Belajar = 3 Tahun di Specialized Training College.
• D3 ⇨ 1 Thn Belajar Bhs. Jepang + 3 Thn Belajar = 4 Tahun di College of Technology.
• S1 ⇨ 1 Thn Belajar Bhs. Jepang + 4 Thn Belajar = 5 Tahun di University.
Kecuali Prodi Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan dan Farmasi :
⇨ 1 Thn Belajar Bhs Jepang + 6 Thn Belajar = 7 Tahun di University.
#Persyaratan :
• Lulusan SLTA/SMA/SMK/Sederajat
• Nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8,4 (Untuk program S1)
• Nilai rata-rata Ujian Nasional 8,0 (Untuk program D2 dan D3)
• Lahir antara 2 April 1993 - 1 April 1998.
Bagi pelamar yang memilih jurusan S1 IPS dan memiliki JLPT bisa mendaftar dengan JLPT level N3 atau lebih.
#BolehLintasJalur
• Dari IPA ke IPS
#MateriUjianTertulis_S1
• IPS : Bahasa Inggris, Matematika
dan Bahasa Jepang (bagi pendaftar
dengan JLPT)
• IPA-a : Bahasa Inggris, Matematika,
Kimia, dan Fisika
• IPA-b,c : Bahasa Inggris, Matematika,
Kimia, dan Biologi
#ProgramStudiS1
• IPS :
Hukum, Politik, Sosiologi, Ilmu Budaya, Sejarah, Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Ekonomi, Administrasi, Akuntansi, and others.
• IPA-a:
- Science (MTK, Fisika, Kimia)
- Electric and Electronic Studies (Ilmu Elektronika, Teknik Listrik, Teknik Informatika)
- Mechanical Studies (Teknik Mesin, Naval Architecture)
- Civil Engineering and Architecture (Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Lingkungan)
- Chemical Studies (Penerapan Ilmu Kimia, Teknik Kimia, Teknik Industri, Teknik Tekstil)
- And Others fields.
(Metallurgical Engineering, Mining
Engineering, Maritime Engineering,
Biotechnology)
• IPA-b:
- Agricultural Studies (Pertanian, Pertanian Kimia, Teknik Pertanian, Ilmu pengetahuan Hewan, Kedokteran Hewan, Ilmu Kehutanan, Ilmu Gizi, Ilmu Perikanan);
- Hygienic Studies (Farmasi, Kesehatan, Keperawatan);
- Science (Biologi)
IPA-c:
Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi
#UjianTertulisD3
• Matematika dan Kimia (Sesuai Jurusan)
#ProgramStudiD3
• Hampir Sama dengan S1
#UjianTertulisD2
• Bahasa Jepang, Bahasa Inggris, MTK (Bagi yang memiliki JLPT)
#ProgramStudiD2
IPA : 
Teknik Sipil and Architecture;
Teknik Listrik, Teknik Elektronika;
Jaringan Komunikasi ; Computer;
Information Processing.
IPS :
Makanan; Masakan; Pendidikan TK;
Teacher Training; Keselamatan Perawat;
Keselamatan Sosual; Management; Pariwisata;
Bussiness; Musik ; Art; Design; Photograph; dll.
#Pendaftaran :
Jika memenuhi persyaratan di atas,
Anda bisa mengajukan pendaftaran
dengan beberapa langkah.
Pertama, mengisi formulir pendaftaran yang
telah disediakan (menggunakan bahasa
Jepang atau Inggris).
Kedua, melakukan registrasi online di
http://register.beasiswamext.or.id
Lalu cetak/print out konfirmasi registrasi
online yang berisi (Kode Registrasi)
yang dikirimkan ke email pelamar.
Ketiga, siapkan dokumen yang
diperlukan berikut (1 rangkap):
1. Formulir aplikasi yang sudah diisi
*wajib*
2. Lembar printout konfirmasi
registrasi online yang berisi [Kode
Registrasi] *wajib*
3. Fotokopi Ijazah/Ijazah sementara
yang dilegalisir/dicap basah dari
sekolah *wajib*
4. Fotokopi SKHUN/SKHUN sementara
yang dilegalisir/dicap basah dari
sekolah *wajib*
5. Fotokopi Sertifikat Kemampuan
Bahasa Jepang (JLPT) *bagi yang ada*
Dokumen tersebut dikirim via pos atau
antar langsung ke:
Bagian Pendidikan Kedutaan Besar
Jepang
Jl. M.H.Thamrin 24 Jakarta 10350
( Cantumkan nomor registrasi pada
Kanan Atas Amplop)
Formulir aplikasi bisa Anda unduh di
http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_slta.html.
#JadwalPendaftaran :
Tahap 1 : Bagi pelamar lulusan tahun
2014 dan tahun sebelumnya. (Tidak
untuk lulusan tahun 2015).
Pendaftaran pada 5 Mei 2015 - 21 Mei
2015.
Tahap 2 : Bagi pelamar lulusan tahun
2015 saja. (Tidak untuk lulusan tahun
2014 dan tahun sebelumnya).
Pendaftaran mulai 26 Mei 2015 - 11
Juni 2015.
Harap diingat, dokumen yang dikirim
sudah harus diterima sebelum
berakhirnya deadline. Pengumuman
hasil seleksi dokumen akan ditampilkan
di website Kedutaan Jepang pada 1 Juli
2015.
#BEASISWAKOREA_S1
KOREAN GOVERNMENT SCHOLARSHIP PROGRAM (KGSP)
Pendidikan S1 di Korea Selatan sudah dibuka tanggal 1 Maret 2015 sampai 28 Februari 2019. Beasiswa FULL SCHOLARSHIP termasuk :
- Tiket Pesawat PP Indonesia <-> Korea
- Asrama
- Uang Saku sebesar 800.000원/Bulan(Sekitar Rp 8.000.000)
- Uang Settlement saat tiba di Korea sebesan 200.000원 (Sekitar Rp 2.000.000)
- Biaya belajar Bhs Korea selama 1 tahun
- Asuransi Kesehatan
- Jika penerima beasiswa meraih TOPIK LEVEL 5 (Sertifikat Kemampuan Bahasa Korea) maka akan mendapatkan uang saku tambahan sebesar 100.000원/Bulan
- Tambahan Uang saku sebesar 100.000원 setelah menyelesaikan belajar di Korea
Jumlah kuota untuk Indonesia sebanyak 2 Orang.
Info lebih lanjut buka laman KGSP.
#BeasiswaKoreaS1_S2_S3
PROGRAM NIIED
Aplikasi NIIED di mulai di awal Tahun aplikasi Undergraduate (S1) lebih dulu di publikasikan dan di putuskan daripada S2 dan S3. 
1. Isi formulir yang sudah di Unduh dari situs www.niied.go.kr
2. Isi formulir Self Introduction yang mana pelamar harus menampilkan gambaran diri serta alasan dan tujuan melakukan studi khususnya harapan dan cita-cita yang ingin di raih di program NIIED.
setelah itu jelaskan latar belakang pendidikan dan prestasi apa saja yang sudah di raih akan menambah 10 POIN. maka PROMOSI DIRI itu sangat penting termasuk Bakat dan Kemampuan kamu.
3. Mengisi STUDY PLAN.
Khusus program S2 lebih di utamakan menyertakan judul tulisan secara langsung. sedangkan S3 harus membuat Pra-Proposal mengenai bahan tulisan yang dikaji.
4. Surat rekomendasi yang di berikan oleh seseorang atau pihak yang berkompeten di bidangnya atau kepala sekolah bagi SMA sebaiknya berisi mempromosikan pelamar bahwa Pelamar beasiswa bisa menjalankan program studi dengan baik.
5. Syarat-Syarat Dokumen
- Ijazah SMA utuk program S1.
- Ijazan S1 untuk program S2.
- Ijazah S2 Untuk program S3.
- Sertifikat TOEFL atau TOPIK (Score TOEFL minimal 450 dan TOPIK minimal LEVEL 3)
- Akta Kelahiran yang menunjukan bahwa pelamar bukan Warga Negara Korea.
- Paspor
- Tulisan akademik atau Jurnal yang pernah di publikasikan.
Semua berkas di kirim ke Kedutaan Besar Korea di Jakarta atau ke Universitas yang di tuju, beberapa Universitas menerima pengiriman lewat E-MAIL/AIRMAIL.
6. Khusus Pelamar S3 perlu menyiapkan Pra-Proposal yang akan di Uji setelah lulus seleksi.
• Berikut Universitas di Korea yang menerima PROGRAM NIIED.
1. 아주대학교 (Ajou University) klove@ajou.ac.kr
2. 청주대학교 (Cheongju University) esjay@cju.ac.kr
3. 전북대학교 (Cheonbuk National University) juwana42@jbnu.ac.kr
4. 전남대학교 (Cheonnam National University) gradia@jnu.ac.kr
5. 저선 대학교 (Chosun University) sweetyoon@chosun.ac.kr
6. 충북대학교 (Chungbuk National University) numoujoa@cbnu.ac.kr
7. 충남대학교 (Chungnam National University) mettguy@cnu.ac.kr
8. 대전대학교 (Daejeon University pyocs@dju.ac.kr
9. 동아대학교 (Dong-A University) debbie@dau.ac.kr
10. 동국대학교 (Dongguk University) heoji@dongguk.edu
11. 이화여자대학교 (Ewha Womans University) yoonsy@ewha.ac.kr
12. 한국외국어대학교 (Hankuk University of Foreign Studies) mrkang@hufs.ac.kr
13. 한양대학교 (Hanyang University) ohmykim@hanyang.ac.kr
14. 인하대학교 (Inha University) jiffy@inha.ac.kr
15. 전주대학교 (Jeonju University) drpark@jj.ac.kr
16. 한국과학기슬원 (KAIST) kaistintl@kaist.ac.kr
17. 고려대학교 (Korea University) jedai@korea.ac.kr
18. 경희대학교 (Kyunghee University) khsb2000@khu.ac.kr
19. 배재대학교 (Pai Chai University) lis@pcu.ac.kr
20. 부산대학교 (Pusan National University) dahyehan@pusan.ac.kr
21. 서울대학교 (Seoul National University) ycchung@snu.ac.kr
22. 성균관대학교 ( Sungkyunkwan University) admissions@skku.ac.kr
23. 울산대학교 (Ulsan University) seanpark@live.com
24. 연세대학교 (Yonsei University) songjm@yonsei.ac.kr
25. 경상대학교 (Gyeongsang National University) sujin20540@gnu.ac.kr

*http://sitisuryani97.blogspot.com/2014/12/yukk-berburu-beasiswa-ke-korea-jepang.html

Pengertian, Karaktiristik dan Manfaat E-Learning

Pengertian E-Learning

E-Learning
Ilustrasi E-Learning
E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Berikut beberapa pengertian E-learning dari berbagai sumber:
  1. Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Michael, 2013:27). 
  2. Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi (Chandrawati, 2010).
  3. Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa (Ardiansyah, 2013).

Karakteristik E-learning

Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi.

Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) adalah:
  1. Memanfaatkan jasa teknologi elektronik.
  2. Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan komputer networks)
  3. Menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan di komputer, sehingga dapat diakses oleh doesen dan mahasiswa kapan saja dan dimana saja.
  4. Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.

Manfaat E-learning

Manfaat E-learning adalah:
  1. Fleksibel. E-learning memberi fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses perjalanan.
  2. Belajar Mandiri. E-learning memberi kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar.
  3. Efisiensi Biaya. E-learning memberi efisiensi biaya bagi administrasi penyelenggara, efisiensi penyediaan sarana dan fasilitas fisik untuk belajar dan efisiensi biaya bagi pembelajar adalah biaya transportasi dan akomodasi.
Manfaat E-learning menurut Pranoto, dkk (2009:309) adalah:
  1. Penggunaan E-learning untuk menunjang pelaksanaan  proses belajar dapat meningkatkan daya serap mahasiswa atas materi yang diajarkan.
  2. Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
  3. Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
  4. Meningkatkan kemampuan belajar mandiri mahasiswa.
  5. Meningkatkan kualitas materi pendidik dan pelatihan.
  6. Meningkatkan kemampuan menampilkan informasi dengan perangkat teknologi informasi, dimana dengan perangkat biasa sulit dilakukan.

Kelebihan E-learning

Kelebihan E-learning  ialah memberikan fleksibilitas, interaktivitas, kecepatan, visualisasi melalui berbagai kelebihan dari masing-masing media (Sujana, 2005 : 253 ). Menurut L. Tjokro (2009:187), E-learning memiliki banyak kelebihan yaitu :
  1. Lebih mudah diserap, artinya menggunakan fasilitas multimedia berupa gambar, teks, animasi, suara, video. 
  2. Jauh lebih efektif dalam biaya, artinya tidak perlu instruktur, tidak perlu minimum audiensi, bisa dimana saja, bisa kapan saja, murah untuk diperbanyak.
  3. Jauh lebih ringkas, artinya tidak banyak formalitas kelas, langsung pada pokok bahasan, mata pelajaran sesuai kebutuhan.
  4. Tersedia 24 jam/hari – 7 hari/minggu, artinya penguaasaan materi tergantung pada semangat dan daya serap siswa, bisa dimonitor, bisa diuji dengan e-test.

Kekurangan E-learning

Kekurangan E-learning menurut L. Gavrilova (2006:354) adalah pembelajaran dengan model E-learning membutuhkan peralatan tambahan yang lebih (seperti komputer, monitor, keyboard, dsb). Kekurangan E-learning yang diuraikan oleh Nursalam (2008:140) sebagai berikut :
  1. Kurangnya interaksi antara pengajar dan pelajar atau bahkan antar pelajar itu sendiri.
  2. Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya membuat tumbuhnya aspek bisnis/komersial.
  3. Proses belajar mengajar cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan. 
  4. Berubahnya peran pengajar dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT (information, communication, dan technology).
  5. Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet ( mungkin hal ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon, ataupun komputer).
  6. Kurangnya sumber daya manusia yang menguasai internet.
  7. Kurangnya penguasaan bahasa komputer.
  8. Akses pada komputer yang memadai dapat menjadi masalah tersendiri bagi peserta didik. 
  9. Peserta didik bisa frustasi jika mereka tidak bisa mengakses grafik, gambar, dan video karena peralatan yang tidak memadai.
  10. Tersedianya infrastruktur yang bisa dipenuhi.
  11. Informasi dapat bervariasi dalam kualitas dan akurasi sehingga penduan dan fitur pertanyaan diperlukan.
  12. Peserta didik dapat merasa terisolasi.

Daftar Pustaka

  • Allen, Michael. 2013. Michael Allen’s Guide to E-learning. Canada : John Wiley & Sons.
  • Ardiansyah, Ivan. 2013. Eksplorasi Pola Komunikasi dalam Diskusi Menggunakan Moddle pada Perkuliahan Simulasi Pembelajaran Kimia, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung-Indonesia.
  • Chandrawati, Sri Rahayu. 2010. Pemanfaatan E-learning dalam Pembelajaran. No 2 Vol. 8. http://jurnal.untan.ac.id/
  • L. Tjokro, Sutanto. 2009. Presentasi yang Mencekam. Jakarta: Elex Media Komputindo.
  • L. Gavrilova, Marina. 2006. Computational Science and Its Applications - ICCSA 2006: 6th International Conference. Glasgow, UK: Springer.
  • Nursalam dan Ferry Efendi. 2008. Pendidikan dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
  • Pranoto, Alvini.dkk. 2009. Sains dan Teknologi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
  • Sujana, Janti Gristinawati dan Yuyu Yulia. 2005. Perkembangan Perpustakaan di Indonesia.  Bogor: IPB Press.

Kamis, 16 April 2015

Game Virtual Berhasil Diciptakan

Game dengan Teknologi Virtual Reality Berhasil Diciptakan


Game dengan Teknologi Virtual Reality Berhasil Diciptakan
Ilustrasi (Phys.org)
Analisadaily - Kemajuan teknologi dunia game online ternyata sudah merambah pada cara penciptaan permainan dengan menggunakan teknologi virtual reality.
Game dengan konsep virtual reality (realitas maya) dikembangkan oleh Hiroyuki Kajimoto dari University of Electro-Communications di Tokyo. Menurut laporan dariPhys.org, Kajimoto berhasil menciptakan sebuah game robot baru yang sudah menggunakan sistem virtual reality.
Hiroyuki Kajimoto yang dibantu seorang rekan kerjanya memberi nama game tersebut dengan 'Jointonation'. Jointonation diyakini mampu membuat para gamer di seluruh dunia merasakan sensasi bermain yang baru dan berbeda dari seluruh game online yang pernah mereka mainkan.
Bagaimana tidak, dengan Jointonation para gamer dimungkinkan untuk mengetahui apa rasanya menjadi robot. Simulasi robot ini menggunakan kombinasi visual, pendengaran dan sensasi taktis untuk mengubah gerakan pemain ke dalam bentuk game.
*http://demo.analisadaily.com/tekno/news/game-dengan-teknologi-virtual-reality-berhasil-diciptakan/119393/2015/03/26

Batu Akik Cenderamata KAA

Batu Akik Cenderamata KAA Sudah Siap, Ibu Negara Dapat yang Spesial


Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - 120 keping batu akik pancawarna untuk cenderamata pada peringatan ke-60 Konferensi Asia-Afrika (KAA) siap dipoles dan dirangkai menjadi liontin oleh tim perajin Lasminingrat Gemstone Garut.


Pemilik Lasminingrat Gemstone, Yudi Nugraha, mengatakan awalnya bongkahan batu pancawarna seberat 60 kilogram ini didapatkan dari penambangan di Gunung Kencana di Kecamatan Caringin. Dia membelinya seharga Rp 5 juta per kilogram atau totalnya Rp 300 juta kepada para penambang batu tersebut.Setelah disetujui untuk menjadi cenderamata pada KAA di Bandung, bongkahan ini kembali dibawa ke Garut untuk dipotong menjadi kepingan kecil. Sampai menjadi 120 keping berbentuk lingkaran dengan diameter 3,5 centimeter, kepingan tersebut dipoles.



Peserta pameran memperlihatkan beragam batu akik pancawarna Bungbulang, Garut koleksinya yang akan dijual di stan Rajawali Gemstone dalam acara Gem Stone Festival di Gedung RRI Bandung, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (24/2/2015).

Selain dipoles di gerai Lasminingrat Gemstone di Kampung Pedes, Desa Pataruman, Kecamatan Tarogobgkidul, batu tersebut dipoles di Kecamatan Caringin. Sebanyak 10 perajin dikerahkan untuk menyelesaikan 120 keping batu tersebut.


*http://jabar.tribunnews.com/2015/04/16/batu-akik-cenderamata-kaa-sudah-siap-ibu-negara-dapat-yang-spesial

Persiapan Konferensi Asia Afrika 2015

Persiapan Konferensi Asia Afrika 2015 Mencapai 80 Persen


www.wikimedia.orgMuseum Konferensi Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjelaskan, persiapan pelaksanaan peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika di Jakarta dan Bandung sudah mencapai 80 persen.
"Kendala yang substantif tidak ada. Bisa dikatakan sudah mencapai 80 persen," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Freddy H Tulung dalam press briefing di Jakarta, Selasa (14/4/2015).
Namun demikian, Kemenkominfo masih memerlukan koordinasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) selaku penyelenggara Asia-Africa Business Summit yang akan dilangsungkan di Jakarta 21-22 April.
"Belum ada informasi tentang bagaimana peliputan di business summit itu. Kalau bisa memakai ID yang sama," kata Freddy.
Panitia KAA 2015 hanya akan mengakomodasi sebanyak 1.000 jurnalis dari dalam dan luar negeri untuk peliputan.
Kemenkominfo menyediakan fasilitas media center di Jakarta, yang mengambil tempat di Exhibition Hall B, Jakarta Convention Center. Ruang itu bisa menampung sebanyak 1.000 jurnalis. Sementara di Bandung yang terbagi di empat titik, hanya bisa mengakomodasi sebanyak 600 jurnalis.
Media Center di Exhibition Hall B JCC, Jakarta akan beroperasi dari tanggal 22-23 April dari jam 07.30 hingga 21.00 WIB. Sebanyak 250 komputer dan 250 koneksi LAN disediakan di Media Center Jakarta dengan sambungan internet mencapai 2 Gbps.
Tempat parkir untuk kendaraan para jurnalis disediakan di area parkir Gedung TVRI. "Jadi hanya boleh drop saja di JCC" kata Freddy.
Sedangkan sejumlah media center di Bandung akan mengakomodasi para jurnalis pada tanggal 24 April dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Media Center di Bandung tersebar di empat titik yaitu di Gedung PGN, Jalan Braga Panjang, Hotel Ibis-Style Braga di Jalan Braga, Gedung New Majestic, bersebelahan dengan Gedung Merdeka dan Gedung Kimia Farma.
Plenary Session akan tertutup bagi para awak media sehingga pihak penyelenggara akan menggunakan host broadcaster danhost photographer untuk menyediakan materi berita kepada jurnalis.
Kominfo juga menyediakan 10 bus bagi 200 jurnalis yang akan menuju ke Bandung dari Jakarta untuk melakukan peliputan. Sepuluh bus akan diberangkatkan pada pukul 04.30 WIB dari Jakarta mengingat para jurnalis diharuskan sampai di area peliputan KAA selambat-lambatnya pukul 06.30 WIB.
Sebanyak 3.000 personel Brimob Mabes Polri akan dikerahkan untuk pengamanan KAA 2015 di Jakarta. Sementara 1.015 personel dari Polda Jabar dan 400 Brimob dari Polda Metro Jaya akan dikerahkan untuk pengamanan KAA 2015 di Bandung.
Peringatan 60 tahun KAA akan berlangsung dari 19-24 April 2015. Pada 19 April akan dilangsungkan pertemuan pejabat tinggi (SOM) di Jakarta dan Pertemuan Tingkat Menteri pada 20 April. Sedangkan Konferensi Tingkat Tinggi KAA akan berlangsung di Jakarta pada 22-23 April.
Rangkaian peringatan 60 tahun KAA akan berakhir pada 24 April di Bandung di mana para kepala negara akan melakukan historical walk dari Hotel Savoy Homman ke Gedung Merdeka.
KTT KAA tahun ini diharapkan menghasilkan tiga dokumen yaitu Bandung Message, Deklarasi Penguatan Kemitraan Strategis Asia dan Afrika (NAASP) dan deklarasi mendukung kemerdekaan Palestina.

*http://nasional.kompas.com/read/2015/04/15/01250821/Kemenkominfo.Persiapan.Konferensi.Asia.Afrika.2015.Mencapai.80.Persen